Dari kemaren, kita udah muter2 ke 6 kota. Jogjakarta, Bandung, Banjarmasin, Palembang, dan kemaren Surabaya. Team kita makin solid. Selalu ada acara sharing dengan para pemenang wirausaha muda mandiri taun lalu. Kalo nggak si Saptu, si Hendy, atau Elang. Mereka adalah entrepreneur entrepreneur muda yang patut diacungi jempol. Ketemu sama orang2 seperti itu menarik banget, bikin gue banyak belajar juga. Nggak cuma itu, pembicara-pembicara yang muncul di acara-acara wmm seperti itu menarik semua. Kadang-kadang, salah satunya Pak Ciputra, Renal Kasali, dan Pak Dorojatun Kuntjorojakti, mereka ada yang menceritakan pengalaman perjuangan mereka meniti dari usaha kecil, ada juga yang memberikan materi yang sudah disiapkan sebelumnya. Hebat sekali. Gue bener2 beruntung punya kesempatan untuk acara ini. Banyak banget ilmunya asli! Apalagi gue ada temen cemonk si Tika(Artika Sari Devi) yang selalu kompak ngerumpi, sambil ngebahas teori-teorinya pembicara-pembicara yang dateng. Ini mungkin adalah keluarga baru gue, termasuk anak-anak Indonesia 5 dan juga team Bank Mandiri, yang selalu kompak bekerja sama dalam mewujudkan acara buat anak-anak mahasiswa ini.
Setiap kali abis acara, kita selalu makannya sama-sama. Seperti waktu di Banjarmasin, kita makan sama-sama di restoran khas makanan Banjar, makan ikan seluang sama udang sungai. Yang ternyata menu yang sama dapat juga ditemukan di Palembang, ikan seluang dan udang sungai. Ternyata karena dua-duanya punya sungai besar. Dan di Banjarmasin, yang paling berkesan adalah saat kita makan duren rame-rame di kantor cabang Banjarmasin, bersama Pak Suko, team mikro Bisnis Mandiri: Mbak Nina dan Mbak Lisa, beserta temen bank Mandiri cabang Banjarmasin. Haduuuh,… Tika-tika….. dia masih aja kuat makan duren terus sampe buah keenam, sementara diriku udah nggak kuat bantuin makan duren di buah ke empat. Durennya manis banget! Enak! Di Banjarmasin juga enaknya ketemu sama tante Utie, sepupunya mama yang tinggal disitu karena ikut tugas suaminya.
Guys, kenalin temen gue Saptuari Sugiharto. Dia ini bosnya Kedai Digital, dia adalah founder dan owner dari kedai digital empire, yang kini sudah ada di beberapa kota. Kalo mau liat check sendiri www.kedaidigital.com. Terakhir kali di Palembang dalam salah satu tour Wirausaha Muda Mandiri, Saptu, Tika, anak2 Indonesia5, dan staff mikro bisnis BankMandiri ngasih surprise buat aku. Tiba2 mahasiswa unsri diajak tepuk tangan rame2 dan nyanyi Happy Birthday buat aku dipanggung. Kue ulang taun muncul out of no where, terus Saptu tiba2 menyerahkan hadiah yang udah dia siapin sebelumnya. Jam produksi Kedai Digital!!! Hebat sekali. Kedai digital memang kedai unik yang merayakan sesuatu yang instingtif ada pada setiap manusia: narsisme! Di kedai digital, semua orang bisa bikin merchandise dengan potret dirinya sendiri.