Dari beberapa comment tentang posting-an roadshow WMM, yang paling banyak adalah pertanyaan: apa sih WMM itu? dan gue sebenarnya di situ ngapain?
Rasanya kurang fair kalo gak cerita dari awal ya. The basic problem is: gue punya banyak bahan untuk ditulis, tapi untuk memindahkan isi kepala gue ke tulisan di blog, rasanya butuh perjuangan sendiri, nyari waktu di antara hal-hal lain yang harus gue kerjain juga ( another excuse of being a not–so-organized person-a.k.a pemuaaalas hohoho)
WMM atau wirausaha muda mandiri adalah program CSR(corporate social responsibility) Bank Mandiri yang intinya mengajak generasi muda, terutama dari kalangan mahasiswa, untuk mengubah mindset dari nyari kerja setelah lulus, jadi menciptakan lapangan kerja dengan jadi wirausaha( istilah kerennya “entrepreneur” lah)
Kenapa gue jadi bisa ikutan di dalam program ini adalah karena pertama-tama gue jadi MC buat acara awarding night Wirausaha Muda Mandiri, kalo gak salah bulan Oktober (atau November ya?). Ternyata sebelumnya ada workshop-nya juga (yang ternyata keren banget dan gue nyesel abis gak ikutan). Bayangin, pembicaranya top semua: Hermawan Kertajaya, TP Rachmat, Bapak Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Ir. Ciputra, dll
Nah, di acara itu, gue dapat info yang bikin gue kaget banget. Ir. Ciputra bilang bahwa: buat jadi negara maju, diperlukan paling sedikit 2% dari penduduknya adalah entrepreneur. Kalo nggak salah*, di Singapore ada sekitar 7 %, Amerika punya 5 %, SEMENTARA di Indonesia?????………Cuma kurang dari 0,18 % saja yang entrepreneur. Fakta ini cukup membuka pandangan gue tentang hal ini, karena terus gue baru tau bahwa bisnis-bisnis kecil, bisnis mikro, atau usaha-usaha kecil menengah itu adalah jajaran terdepan dalam perekonomian suatu negara. Sebelumnya gue mikirnya kata ‘enterepreneur itu hanya berlaku untuk pengusaha-pengusaha besar yang udah jadi konglomerat gitu. Sejak itu, gue antusias banget bahwa angka kurang dari 0,18% itu harus berubah, harus naik.
Sekitar sebulanan kemudian, mbak Nina dari Bank Mandiri menghubungi mas Wisnu dan menanyakan kemungkinan kerja bareng sebagai duta program WMM. Of course gue seneng banget dan langsung setuju. Tadinya gue sempat berpikir, setelah workshop waktu itu, apa lagi kelanjutannya ya bank Mandiri dalam mewujudkan rencananya untuk mencetak wirausahawan-wirausahawan muda? Maksud gue, setelah faktanya dijabarkan, ada nggak sih solusi atau opsi untuk keluar dari masalah itu? Ternyata, mereka serius banget mikirin dan hasilnya adalah program WMM ini.
Singkatnya, setelah beberapa kali pertemuan dan presentasi(termasuk fit and proper test dalam rapat bidang), gue resmi ditunjuk jadi duta WMM.
Gue mikir sederhana aja, I’m not a superwoman, tapi gue percaya bahwa hal-hal besar itu bermula dari sesuatu yang kecil. Jadi saat gue ditawarin buat ambil bagian dari sebuah program yang bertujuan menaikkan angka 0,18 % jadi 2 % saja setidaknya, opsi apa lagi yang gue punya selain dengan antusias menyambutnya?
Selain jadi juru bicara dan mensosialisasikan program WMM, gue juga dituntut untuk menjadi contoh entrepreneur, which is sebenarnya gue dan management team di belakang gue juga udah lama banget sudah punya beberapa rencana bisnis yang akan dikerjakan. Makanya, konsekuensi dari status gue sebagai duta WMM ini otomatis bikin deadline dari rencana-rencana bisnis kami jadi maju semua. (Huiiihihihiii…., again the not-so-organised person,…. Huuuuhuhuuuuu)
Kemudian kita workshop ke beberapa kota…Yogyakarta, Bandung, Banjarmasin, Surabaya, Palembang dan minggu lalu ke Medan n abis ini masih ada beberapa kota lagi yang harus didatangi
Guys, seru bangeeeeeet!
Di samping ketemu temen-temen mahasiswa, sekarang gue punya keluarga baru nih, ada tim PKBL (Program kemitraan dan bina lingkungan) dan micro business yang punya gawe : Pak Suko, mBak Nina, mBak Lysa and all Mandiri team, lalu dari Indonesia Lima (Rayes, mas Nito, Miky-Miko cs), kemudian new member of trio cemonk : Artika –Revi, dan pemenang WMM tahun lalu : Hendi, Saptuari, Elang. Dan ujung-ujungnya, habis kerja, langsung urusan perut yang dipikirin. Berwisata kuliner di mana lagi ya?
Satu lagi, gue salut dan angkat jempol buat kesungguhan Bank Mandiri. Di tiap workshop, direktur-direkturnya terjun langsung, and you know what? gak cuma seremonial, tapi langsung jadi moderator buat hamper semua sesi diskusinya dan ngasih rangkuman di akhir acara. Bahkan waktu di Surabaya, Pak Agus Martowardojo sendiri yang jadi moderator di sesi bareng Ir. Ciputra. Wooow! Banyak ilmu dan contoh yang bisa dipelajari banget….!!!!!
Waduh,ternyata panjang juga intro tentang WMM ya. Gue rencananya mau nulis apa yang ada di kepala, terus ngedit dan ngilang-ilangin bagian yang gak perlu, tapi kok ternyata gue suka semua J
*(correct me if I’m wrong, does anybody have an accurate number? please share!)
Apr 22, 2008 at 8:39 am santos
Selamat menjadi Duta WMM semoga terjadi peningkatan prosentasi enterpreneur muda di Indonesia kalau digerakkan oleh orang yang cantik-cantik seperti anda … ;-)
Apr 22, 2008 at 9:09 am uam
dari semua posting yang ada, ini yang paling gw suka :)
isinya kamu banged :p
Apr 22, 2008 at 9:27 am mustafara
ayooo terus berjuang…..ditunggu hasil dari yang banyak itutu……..
Apr 22, 2008 at 9:52 am mustafara
“..i’m not a superwoman..” udah lah mbak nggak usah merendah…….
Apr 22, 2008 at 10:01 am mustafara
nggak usah di edit-edit dulu mbakklo mo nulis…nggak ada yg sempurna dan yang penting nggak ada sensor disini hehehehehehhehe…..
Apr 22, 2008 at 11:49 am Hilman Nur Chozin
Dian, selain sharing cerita, ga coba sharing modal juga? hehe :-D
Apr 22, 2008 at 1:12 pm dhAni
gimana rasanya duduk berjejeran dengan orang2 pintar? deg..deg-an gak?!?!
Apr 22, 2008 at 1:19 pm urbanistis.blogspot.com
wiii…baru 0,… berapa persen?…waks…
bisa jadi ini akibat kurikulum pendidikan kita yang menempatkan murid sebagai objek (penderita) kurikulum, sehingga pas udah lulus mikirnya hanya gimana ya caranya nyari kerja dengan nilai ijasah yang ada……
Jadi enterpreneur itu pastinya butuh nyali ..
Andaikan pendidikan kita layaknya padepokan karate yang menghasilkan pendekar-pendekar siap tarung, bukan pendekar-pendekar yang hanya menjadi lulusan sabuk hitam yang tetep aja kaget bila diajak bertarung…:D
mudah2an semakin hari semakin banyak warga negara kita yang bernyali…:D….maju terus mbak…
Apr 22, 2008 at 1:29 pm syaif
alooo dian…
baca posting yang ini gw jadi tertarik nih. bukan apa apa soalnya kami sekeluarga (gw n my brothers) rencana mo bikin usaha sendiri gtooo. hmmm. jadi malu….. kendala di dana. kira kira bank Mandiri bisa gak ngasi kredit lunak. apa mesti jalanin usaha dulu ato kita ajukan proposal untuk bikin……..
please mail me tentang informasi ttg WMM. ditunggu yoooo
Apr 22, 2008 at 2:16 pm scofield
if all the ladies in the world just like u……true heart and very humble! keep up the good works!
Apr 22, 2008 at 2:55 pm noorman
aduch mbak dian mungkin kasih komment berlebihan ntuk bank mandiri
bank mandiri tuch kan BUMN .. yang mana sahamnya diambilkan dari APBN @kan baru sekarang aja bank mandiri bikin program gituan setelah SBI turun and diomelin bu menteri keungan . dulu2 itu uang nya bank mandiri cuma dimasukkan di BI. @ama juga bo ong lha wong sahamnya dari APBN trus ambil untung di BI,, dananya juga dari APBN @ apa direksinya tinggal ongkang-ongkang aja dapet fee gitu lhoo
Apr 22, 2008 at 3:12 pm rindu
bok..bok..bajunya bagus deh..hehe…
Apr 22, 2008 at 3:56 pm kutaraja
jangan pernah percaya pada slogan kata mahaguruku..
kali ini haruskan kita percaya dgn program CSRnya Bank Mandiri?
indonesia sudah lama menunggu 2%..
keep spiritttt..
Apr 22, 2008 at 5:02 pm Iblis Insyaf
Ass.wr.wb.
Selamat sore…. :-) Ho ho ho… Hebat sekali Ibu Dian ini…. teruskan perjuanganmu :-) tetap semangat yach…. wish you all the best..
Wass.wr.wb.
Apr 22, 2008 at 6:56 pm Aninda
Apa yang dilaksanakan Bank Mandiri sangat brillian……!!!. Mengajak mahasiswa untuk sedikit berubah jangan hanya menjadi pencari kerja. Ternyata bukan hanya itu loh…, saya denger Bank Mandiri juga punya program PENGHARGAAN WIRAUSAHA MUDA MANDIRI 2008 untuk mahasiswa dan alumni. Ayo guys, kita harus ikutan di program itu…..!!!! Cepetan buka website bankmandiri ya……
Apr 22, 2008 at 7:02 pm roji
dian, jadwalna ditulis juga dong di blog ini
biar kita tau jadwal seminar or workshop
pengen gabung neh kalo pas di kota gue
thanks yaaaaa…….. selamat berjuang
smgoa lekas menjadi 10 persen
Apr 22, 2008 at 7:45 pm oka
kl g salah angka buat amerika 11,5% bukan 5%. Menanggapi post nya mas noorman, maap saya bukan sok pinter. wajar dong pas sbi turun baru mandiri masuk ke mikro karena segmen mandiri dulunya corporate.Justru dengan menjual saham, mandiri menarik modal dari masyarakat, kl modal awalnya baru dari APBN. Kl soal bos ongkang2 kaki ajah saya setuju bgt!!!!
Apr 22, 2008 at 8:51 pm adams
sekali-kali saya / kita bisa diajak workshop tapi yang dijakarta saja yah :D
Apr 22, 2008 at 9:13 pm Zy Syachyan
“Daya tarik-briLiant”-dian untuk meng-upgrade dan mewujudkan indonesia menjadi negara maju (as economical element) sangat gwedweeee….
for instance, she’s so (always) fascinated n super-surefull wuth her dreaming n 1st aim……
totally idealist…….
lv….lv…
supportful 4it guys……
stay on ‘ur “Enthusiasm chair” di……. :)
Apr 22, 2008 at 9:29 pm didut
ternyata di pestipal angkringan 2008 kmrn di semarang gw udah dapet jwbnya duluan soal program mandiri ini :D
Apr 22, 2008 at 9:47 pm Andre P. Siregar
Hi Dian,
Selamat yah dan salut untuk inisiatifnya. Mudah-mudahan ajakan wiraswasta ini bukan cuma ke rakyat aja, tapi pemerintah juga ngambil posisi aktif untuk memberikan insentif. Ada sebab bagus kenapa negara seperti Singapore atau Amerika punya enterpreneurship tinggi, yaitu pemerintahnya benar2 membantu dalam hal seperti kemudahan dan kecepatan dalam memberikan ijin usaha, peraturan tentang tenaga kerja yang memudahkan pengusaha, bankruptcy law, dll. Buku The World is Flat (Thomas Friedman) mengulas beberapa hal ini.
Salam.
Apr 22, 2008 at 9:50 pm Alex
Dimintai tolong nyari bahan CSR buat teman, eh malah nyasarnya ke sini…
*bengong*
Saya sempat ber-’praduga tak bersalah’ pada CSR. Kesan pertama CSR ini setali tiga kutang sama eM-eL-eM yang ngasih iming-iming selangit itu. Ternyata beda tho? Ya setidaknya diajuin buat skripsi teman di IAIN ndak berulang kejadian ditolak kaya yang judulnya tentang MLM *lol*
Apr 22, 2008 at 9:55 pm nanos
If you wanna write down your experiences in a book or nutshell. Start now or never. Believe your materials are rich lessons for others, find one theme. You may find a series of theme when or after you explore first writing. Definitely, you will in time.
If you need to map out your brain, use lateral thinking. Learn from one or more books of Edward De Bono, the Master of the Subject ;-) Remember, you are one of the philosophers, you’ve been trained for years to point out the bottom line of a matter.
If you simply don’t have a time to write, hire or collaborate with other(s) who you think can … DO’H. This way, you don’t have to be the writer. Got it?!!
Don’t curb your enthusiasm. “Enthusiasm is the greatest heritage in the world, it defeats power, money, and influence”. (Hwihihi, says who?! guess?!). Otherwise, you must have a luxury of everything :-PP
Apr 22, 2008 at 10:07 pm Billy
A bank is a place where they lend you an umbrella in good weather and ask for it back when it begins to rain….^_^
Apr 22, 2008 at 10:28 pm Harifandi Suparyanto
“Dian, aku lulusan D3 Manajemen Informatika di Bandung. Saat ini aku belum jadi ‘Karyawan’ lagi. Dengan kondisiku saat ini yang tidak punya tabungan, ketika aku ada kebutuhan mau beli Majalah Cinemagz yang Edisi ada Pendant Iron Man-nya, sampai saat ini aku masih kebingungan menemukan cara yang cepat dan halal untuk mendapatkan uang sejumlah Rp 35.000,-. Punya ide?”
Apr 23, 2008 at 1:14 am nadiawidya
hihi.. kalo ga superwoman ganti wonderwoman aja, Kak… hwehe btw,salam bwt mas Wisnu yah
Apr 23, 2008 at 1:17 am nadiawidya
hihi.. jadi wonderwoman ajah,Kak..! btw salam bwt mas Wisnu yah
Apr 23, 2008 at 1:52 am mustafara
lololo……ada apa dengan beny & mice?
Apr 23, 2008 at 3:08 am adi
“I’m not a superwoman”
bener2, dian gak bisa terbang LOL
Apr 23, 2008 at 3:10 am adi
laper… :(
Apr 23, 2008 at 3:55 am arimurti.com
kalo para Duta WMM wajahnya imut-imut semua spt Dian …wah mantabs….hihihih
===========================
http://www.arimurti.com
Freelance Web Designer & Internet Marketing Online
Apr 23, 2008 at 8:23 am nadiawidya
nah..jadi wonderwoman aja klo gitu Kak, hihihi..! btw Kak Ndeq,salam bwt mas Wisnu yah..
Apr 23, 2008 at 11:39 am INDRA D.
Dear D,
Bagus kalau di negara kita banyak yang mau untuk bangkit jadi pengusaha, sehingga bisa lebih 2 % jumlahnya, kalau perlu 40 % biar rakyatnya tidak jadi korban taipan kapitalis oportunis monopolistik yang mempegawaikan semua orang dan menanamkan tahayul modern belaka.
Tapi pendidikan disini ngeri sekali, susah untuk membayangkan anak-anak lucu dan imut harus berhadapan dengan materi-materi pelajaran, ulangan dan ujian yang gila atmosfirnya.
Semoga sistem pendidikan Indonesia berubah lebih menggunakan hati teman-teman.
Rgrds,
Ind
Apr 23, 2008 at 12:15 pm putu
Nice info. semakin mendorongku untuk mencoba buka usaha sendiri…
Apr 23, 2008 at 12:26 pm escoret
[…] Kemudian kita workshop ke beberapa kota…Yogyakarta, Bandung, Banjarmasin, Surabaya, Palembang dan minggu lalu ke Medan n abis ini masih ada beberapa kota lagi yang harus didatangi[…]
ke jogja..?????
wah…dimana..????
Apr 23, 2008 at 1:42 pm bocahiseng
bocahiseng.blogspot.com say : wah mbak dian mau jadi wanita pengusaha nih, terus ibu
Apr 23, 2008 at 2:03 pm wrongERRORproblem
you are right
0nly me in wrong
suka nih sama artikelnya
ide bagus tuh
tetep semangat
Apr 23, 2008 at 3:30 pm adien
selamat untuk amanah barunya :)
Apr 23, 2008 at 3:31 pm Asmaraning
Sesanthi : “Tanpa perlu menjilat,tanpa perlu sikut kiri sikut kanan, tanpa perlu menengadahkan tangan ke atas sembari menginjak ubun2 mereka yg dibawah tapi bisa HIDUP MANDIRI!. Itu yg namanya mandireng pribadi,putri,berani hidup berdiri diatas kakinya sendiri tanpa perlu menggantungkan hidupnya kepada sesuatu yg lain tetapi juag tanpa perlu mengorbankan hak hidup sesama kita.Itu juga jiwa yang semestinya dimiliki oleh sebuah bangsa yg merdeka, bangsa pengusaha,bukan bangsa babu dan pengemis berjiwa jajahan!.
Ga perlu nyari kerja,ga perlu juga ngikutin pola hidup yg ada dan diakui oleh masyarakat buat berkerja,jangan mau dikadalin sama org2 di atas sana,sekolah tinggi2 cuma jadi babu dan buruh doang nantinya kalo disuruh,baru bergerak,kaya benda mati!.Kalo dimasukin duit, langsung bisa dimaenin sama orang,kaya dingdong!. manusia hidup apa mesin???.
Intinya sih, daripada nyari gawean,emang lebih baik dan lebih utama lagi kalo punya nyali buat berusaha dan berkarya sendiri, sukur2 bisa nyiptain lapangan pekerjaan bagi sesamanya!.
Salam……
Apr 23, 2008 at 4:14 pm Rio
selamat ya!…
jadi duta WMM cocok banget tuh cos seandainya 2% penduduk indonesia adalah penggemar mba Dian, dan semuanya bisa diajak jadi enterpreneur, mba Dian bisa jadi pahlawan bangsa dan namanya diabadikan spt ibu kartini …. mungkin bisa ada hari Ibu Dian Sastro hua..haha…
begini, idealnya bisa mengajak paling tidak 2% dari jumlah penggemar mba dian untuk jadi enterpreneur..hehe… btw punya rencana bisnis apa?
Apr 23, 2008 at 4:29 pm Asmaraning
Semandiri-mandirinya seorang anak,tetep mesti ELING sama ASAL MULANYA bisa terlahir ke sini ini.Karenanya,mencintai Parwati ialah mencintai diri sendiri,Parwati adalah Ibu Kita.Parwati adalah Pertiwi. Pertiwi adalah bumi ini,darimana tubuh dan kehormatan ini berasal dan akan kembali.
Mandiri boleh2 aja,tapi jangan sampai lupa kepada tempatnya berpijak dan bersujud, IBU dan BUMI ini,karena terlanjur terbang menari-nari sebagai bintang di atas sana!.
Apr 23, 2008 at 4:31 pm melon
emang, bener, tetapi, yang mana, dari pada, iya wirausaha memang program yang cukup menjanjikan, pembiayaan dan teori ekonominya juga bagus , tetapi kenyataan di lapangan memang cukup sulit, minimnya informasi pasar, prosentase margin pasar, masalah sdm. peluang juga dapat terbuka dengan determinasi yang baik namun dari pada yang mana mengapa apabila cukup mengancam pengelolaan usaha apabila keuntungan tidak maksimal dan adanya kompetitor. emang rumit……cape deeeh…..
Apr 23, 2008 at 5:16 pm Ghatel
selamat ndek…!!!
makan-makan… :D
Apr 23, 2008 at 5:37 pm T163R LAND
It’s a great idea. Brilliant. Team work yg solid. Kerjasama network. Sukses melalui kebersamaan.
Ada turning point yg dpt diambil dari artikel ini,yaitu hal yang besar berawal dari hal yg kecil dahulu.
Uppss,mantabbb,,,dan ujung2nya urusan perut,,ada acara ,nyam-nyam nyam-nyam dgn berwisata kuliner.
Ok De Dian, get success. Good luck. God Bless.
Apr 23, 2008 at 5:47 pm dien
2% ???baru tw jumlah entrepreneur mempengaruhi negara maju ato nggak…
info bagus neh…
salam kenal yach..
Apr 23, 2008 at 7:31 pm rifqi
alllooow mba dian,,,,,,
wew,.
jd duta WMM nich.,…
Apr 23, 2008 at 7:54 pm GICMAFICIONADO
Selamat ya dah jadi duta WMM … Aku sendiri suka ikut acara demikian, tapi terus terang baru di Blog Mbak Dian ini aku tau.
Kalau ada acara ini boleh aku ikutan dateng? AKu ada usaha kecil-kecil … Sapa tau bisa nambah ilmu …
AKu setuju banget sama Pak CI, kalau negara kuat, entepreneur nya kuat …
Entrepreneur gak perlu gede gede kayak konglomerat …
Kalau konglomerat, bisa bisa jadi KoLoMelarat, jadinya …
Hehehe
Apr 23, 2008 at 8:10 pm Nadya Siddiqa
ow begitu toh….
baru tau seluk beluknya acara ini..
kebetulan keluarga aku juga buka usaha, ka dian…
kecil2 tapi bervariasi..
emang penting bgt sekarang tuh untuk bisa mandiri, walaupun aku masih sma, tp udah sering diajarin untuk usaha sendiri…
biar ga susah nyari kerja abis kuliah..heuheu..
ayo ka dian…!
semangat terus yah..
didoain dr sini…
lots of love.
Apr 23, 2008 at 9:53 pm Indra
Sebenernya wirausaha kan nggak mesti dilakukan di luar rumah, seperti dagang dan sebagainya. Seperti saya yang mandiri karena menjadi trader Foreign Exchange selama tiga tahun ini.
Namun masalahnya sekarang (meski bukan masalah saya), orang2 disekitar kadang bertanya, kok lulusan S1 nggak kerja2 ya? Lulusan dari mana sich? Tapi saya maklum kok, karena orang Indonesia lebih mementingkan jabatan dan gengsi dari pekerjaan itu sendiri ketimbang arti dari pekerjaan itu sendiri.
Bayangin aja kalau semua jadi pegawai negeri, bayangin aja kalau semua jadi presiden, bayangin aja kalau semua jadi Wirausahawan…
Lalu siapa yang mau jadi tukang sapu? Sopir angkutan? dan teman - temannya? Siapa?
Nggak penting apapun pekerjaanmu, yang penting lakukanlah dengan sungguh - sungguh, karena apapun pekerjaanmu, pasti memiliki arti bagi orang lain.
Apr 23, 2008 at 10:12 pm 1494
tdk ada kata terlambat untuk memulai dan jangan malas-malasan
Apr 23, 2008 at 10:19 pm reina
komen ah….
yang penting ilmunya….
mengisi kegiatan yang wokeh! \m/
maw ikutan gabung gimana tuh caranya…????
mumpung masih muda… harus bisa mulai berwirausaha tuk dihari tuwa…
klo untuk komen berlebihan, spertinya tidak..
wajar koq,,,, namanya juga duta (-_^)v.
mampir donk smuanya ke http://reinanovazania.blogspot.com/
Apr 24, 2008 at 12:18 am bambang purwanto
sebenarnya saya dah trauma kalau liat iklan, liat logo dan dengar mengenai bank mandiri, saya punya masalah kredit macet dibank mandiri, dah 3 X jaminan saya rumah yang saya tinggali masuk lelang bank mandiri dan deb colectornya mandiri dah bulakbalik datang kerumah dengan berbagai macam ancaman, stresnya bukan kepalang makanya saya sampai trauma dengan bank mandiri tapi alhamdulilah saat ini kredit saya tersebut sedikit demi sedikit bisa saya cicil, karena usaha saya mulai bangkit kembali, (walau saya masih ada dalam daftar kredit macet di BI), sampai2 saya tidak bisa untuk dapat pinjaman dari bank lain, padahal untuk bisa membayar cicilan dibank mandiri saya harus bisa dapat order, sedang order yang saya dapat banyak yang tidak pakai DP, saat ini buat saya buah simalakama, gak ada order pusing, ada order makin pusing….maaf mbak dian sebagai duta program WMM bisa kasih masukan dan solusi buat saya dan mungkin teman2 lain yang bernasib hampir sama sebagai pelaku usaha kecil ? trim banyak sebelumnnya….
Apr 24, 2008 at 4:39 am aRai
Wah ngak lama lagi kayaknya dah jadi Enterprenuer Juga nih!!
salut wat Mba Dian !!
Btw Blognya sering2 di Update Mbak, saya liat Blognya ada di urutan 37 “TOP 100 Blog Indosesia” versi site: http://blogs.indonesiamatters.com/
Di ranking dari google, yahoo, delicious, technorati, alexa.
Mudah2an Blognya bisa nyampe 5 Besar kayak Om Priyadi, Om Budi Ragrdjo, dll.
Keep Blogging Mbak Yah !!
Apr 24, 2008 at 6:11 am Adib M
Semoga sukses menjadi Duta WMM nya, sehingga dunia entrepreneur Indonesia semakin maju, dan saya adalah salah satu orang yang menyenangi dunia entrepreneur dan fans mba Dian.
Salam.
Apr 24, 2008 at 6:59 am Adib M
Mbak Dian, saat ini gw tinggal di China, gw bukanlah siapa-siapa…, hanya orang biasa yang ingin Indonesia maju, kebetulan gw ngefans mbak Dian eh juga menyenangi dunia entrepreneur, untuk itu gw minta izin sepetutar tulisan mbak Dian tentang WMM gw nukuil di web gw http://www.adibm.com untuk menyemangati yang lainnya…., terimakasih yah mbak Dian, sukses selalu….
Apr 24, 2008 at 10:14 am kiosmandiri
Wow keren, memang anak muda harus mau jadi wirausahawan, udah nggak jamannya kita jadi kuli kantoran….
Selamat, maju terus wirausaha indonesia, buat dian, salam kenal dan terus maju berkembang.
Apr 24, 2008 at 11:31 am Hiu
I’m feeling that you’re missed s’thing, while you see you’re ‘not-so-organised person’, I see u’re ’so-too-organised person’
relaxs enjoy your time… btw WMM one nice move, berjuang yah..
-just fans
Apr 24, 2008 at 11:54 am Wahyunansyah
masih ingat pelajaran membaca sewaktu kita kecil
“ini ibu budi, ibu budi pergi ke pasar MEMBELI buah…”
nach disitu salahnya..akibatnya kita semua jadi pembeli (konsumtif)
coba materinya seperti ini
“ini ibu budi, ibu budi pergi ke pasar BERJUALAN buah…”
saya yakin !!!! penduduk indonesia pasti lebih dari 2% yang jadi Enterpreneur
sukses selalu buat DIAN
Wahyunansyah
http://wahyunansyah.blogspot.com
Apr 24, 2008 at 11:54 am edoth
bukan perkara yang mudah, mengingat tingkat pendidikan yang masih rendah serta mental rata-rata orang Indonesia yang umumnya lebih cari aman dengan bekerja pada orang lain dibanding harus berbisnis …
tapi semua harus dicoba … Keep the spirit D ..
Apr 24, 2008 at 12:07 pm J di NY
First of all, congratulations to be apointed as a spoke person of WMM.
Second, hope that your role model in WMM will be executed to the fullest and help Indonesian people reach their goal.
I think that anyone can start a small business. But to be one of those businesses that succeeds and continues to flourish isn’t so easy.
And I bet you have what it takes to be an Entrepreneurs, don’t you?
Imagine yourself in one of those people who wants to start their own business with minimal capital, its not that easy.
Thirdly, welcome to the world of Entrepreneurs where people willingly assume responsibility for the success or failure of a venture and are answerable for all its facets.
Again, congrats & good luck on your new job :)
Apr 24, 2008 at 2:01 pm wadiyo
Selamat siang semuanya,
Bagaiman jika mendirikan konsultan untuk CSR?
Apr 24, 2008 at 2:27 pm cripple angel
Entrepreneurship is a little ship that sails against high tide to find our own little land where we can stay independently, get away from capital land that sucks us dry….
(quote: S.H)
Apr 24, 2008 at 4:08 pm Niff
ke semarang ga? japri ya klo ke semarang
Apr 24, 2008 at 5:43 pm aan
Tanggal 21 April kemarin ultah saya nah boleh nggak saya minta hadiah/kado dari mbak Dian yaitu foto mbak Dian + ttdnya. Kalo boleh tengs yach.
Apr 24, 2008 at 5:59 pm RiRi
Hehe..mbak dian ngeblog juga tha,,,kyanya mbak dian concern juga sama lingkungan,, klik this neng: htpp://www.xsproject.sg
Apr 24, 2008 at 6:01 pm narkobar
Judul foto ketiga: Beauty and five beasts! ;p
Apr 24, 2008 at 8:43 pm trias
wah kayaknya seru juga tuh, dari pas kuliah dulu sempet kepikiran pengen bikin usaha sih, cuman yah, kayak gue harus benerin kul gue, kayak modal belum adalah, takut inilah, takut itulah, banyak deh. apa gue harus ikutan itu seminarnya ya??? boleh donk minta infonya seminar itu kapan lagi dilaksanainnya dan kapan, atau paling nggak ada yg bisa di calling buat nyari infonya dulu…cheerssssss….berarti gue harus ikutan seminarnya
Apr 25, 2008 at 3:52 am baginda
s’mangat!!!!!!!!!!!!!!!!
ada yang tau email dian’s????
klo ada yg tau email-in ke gw yah!!!! :D
di>>> amatcds[at]yahoo.com
gw mo ngasih dia sesuatu yang spesial………. :)
-PLUR-
Apr 25, 2008 at 4:13 am mustafara
poto lu yg nomor 2 dari atas(gw-ngapain-ya) lucu juga yak…..
tpi, kok bisa miring gitu ? mbak nggak kenapa-napa kan ? :)
Apr 25, 2008 at 5:31 am sari
Mba dian…aku seneng bgt baca blognya ttg WMM…btw gmn caranya bisa jadi bagian dari WMM mba? coz aku ma suami juga lagi ngerintis wirausaha dan sekarang lagi giat2nya marketing-in cuma aku tuh orangnya blm ngerti bgt soal marketing…so, harus byk belajar…punya saran mba?…oya..aku tinggal di bandung, sapa tau WMM ke bandung lagi …kalo sempet bls ke email y mba…tks b4
Apr 25, 2008 at 7:27 am raka
indonesia kan banyak PNSnya mbak. . BTW, memang perlu jiwa interpreneur ditingkatkan. Interpreneur kan mesti kreatif, terus berubah mengikuti perkembangan zaman dan bisa membuat terobosan baru.
Apr 25, 2008 at 8:03 am Dwi Agus
Wah, nggak nyangka, Mbak Dian akhirnya jadi penulis (: Sukses selalu dan salam wirausaha!
Apr 25, 2008 at 9:38 am Cahpct
Mbak dian boleh donk di ajak berenterpreneur .. salah satunya dengan eterpreneur di dunia maya ..bravo terus mbak dian kita berantas kemiskinan di negara kita. Dan coba sampaikan ke para pengusaha besar seperti mr ciputra tuk memberikan jalan ke kita kita ini…
Salam
Apr 25, 2008 at 11:46 am ayaw_jeweltz
saluuuuuuut bgt!!!
Apr 25, 2008 at 12:05 pm fauz
selamat jadi duta WMM ya ,mbk DIan, memang saat ini sedang gencar2nya melakukan semangat enterpreneur baik anak muda, maupun keluarga kecil, baik menengah, bawah bahkan mungkin atas. Maklum saat ini mencari kerja masih nomer satu, alasan untuk mengumpulkan modal sudah tidak zamannya lagi, krn toh manusia trus berputar, uang bisa dipakai untuk hal2 lain, mungkin KOMITMEN,TEKAD, SABAR, dan terus INOVASI, krn ada teman yg ngga punya modal apa2, jual cincin,kalung, dan sepeda motor, sekarang alhamdulillah bisa jalan terus jual kue kering di kantor2, rumah sakit.
Apr 25, 2008 at 2:31 pm Dian
wah nama kita sama :)
Apr 25, 2008 at 3:31 pm cripple angel
I have an accurate number with exact digits behind : 0,8567760201
*cemonk-mode on, just silly effort to get your number*
Please don’t approve this comment. Such a pathetic way :)
Apr 25, 2008 at 9:20 pm noor
aku baru tau blog mu,,,,aku kandidar wmm tapi sayangnya di jogja…jalan nyai dahlan 12 kamu belum pernah mampir di galeri lukisan batik yang langka dengan material on silk cotton….bahkan on wood ada juga….yang udah pameran ke swiss…tokyo….italy…spanyol…..kalau mau belajar bahasa arab….aku ..insya alloh punya metode nya….bahkan grammar inggris….matematika..pun,,,alkhamdulillah aku ngajar ,,,,wasalam noor 081 70 71 0 456
Apr 25, 2008 at 9:37 pm tie
Salut..deh…memang yang dibutuhkan negri ini sekarang adalah menggarap sektor riil dengan menumbuhkan ekonomi mikro…so..moment seperti ini bisa mendorong orang untuk wirausaha…oh ya data yang paling miris untuk kasus di indonesia, makin tinggi pendidikan, makin cenderung untuk menjadi pegawai, why??? Pembenahan menyeluruh memang dibutuhkan untuk menumbuhkan semangat wirausaha bangsa kita:
1. culture….(kita cenderung punya kultur jadi abdi dalem, apa karena penjajahan yang bertubi-tubi ya? 350 tahun ama belanda, terus kini ..belum bisa lepas juga dari USA)
2. kebijakan ekonomi, musti berpihak pada ekonomi mikro yang menumbuhkan sektor riil daripada ekonomi makro.
3. kebijakan politik: kemudahan mendirikan usaha, mungkin dibebaskan dari beban pajak yang mencekik, terutama untuk wiraswata milik pribumi (tujuannya untuk mendorong WNI Asli punya keberanian berusaha…
…. dll
Ok…deh…makin hari makin pintar aja nih Mbak Dian….See U
Apr 25, 2008 at 10:10 pm jokoparadise
bikin partainya kapan dong..!!
Apr 26, 2008 at 2:51 am Asmaraning
BANKnya sih emang ga pernah tertarik tuh,but MANDIRInya ketarik, gathuk!.
N kalo ngebahas soal bangsa ini jadi males sama malu rasanya,soalnya semenjak balik kesini,ke negri sendiri dari negeri orang yg disebut oleh org kita “barbar” sana lalu ngeliat kenyataan yang ada,rasanya yah,sekali lagi,Jantung garuda yang berdetak di dalam tubuh ini serasa digebok dan dihujam oleh PALU ARIT!!!.Bangsa berjiwa jemajah,jiwa yg ENAK BANGET BUAT DIJAJAH tapi ngimpi mau jadi mercusuar dunia????. he he he,bahasa hewannya : WAKE UP!!!.
Apr 26, 2008 at 10:27 am Fahmi
saya mendukung mba dian mau jadi duta WMM,, saya juga sudah tau info klo hanya perlu 2% dari penduduk suatu negara jadi entrepreneur maka negara itu bisa maju..
ada info lagi nih: tulang punggung setiap negara maju itu adalah industri manufakturnya, alias industri yang mengubah (bukan merubah ya..) barang mentah atau setengah jadi menjadi barang jadi..liat aja negara2 maju, pasti industri manufakturnya bener2 diperhatiin..
saya sendiri bersemangat untuk menjadi entrepreneur, berhubung saya juga sebentar lagi lulus kuliah..
semangat!!
Apr 26, 2008 at 3:56 pm selfy
aku setuju bamget ma rio.andai semua orang penggemar mbak dian pasti mereka berebut untuk enterpreneur,kan seseorang akan melakukan sesuatu yang di lakukan oleh sang idola.kan mbak udah jadi duta WMM.tapi kapan WMM bakal datang ke jember???????
Apr 26, 2008 at 5:11 pm Ali
yah saya udah jadi pegawa negeri mbak dian. tapi berusaha bermental wirausaha yang profesional dan efisien…ciee. salam mbak dian
Apr 27, 2008 at 9:16 am ayu
Dari dulu juga pengen banget buka usaha, tapi belum kepikiran mau buka usaha apa dengan peluang yang bagus ;) . Congrats ya jadi duta WMM..
Apr 27, 2008 at 1:15 pm sabix
sebenernya definisi atawa kriteria dari wirausaha/enterpreneur sendiri itu apa sih?? apa bener di indonesia gak sampe 0.18%? kalo para pedagang kaki lima (apalagi sebelum banyak kasus penggusuran) dihitung sebagai enterpreneur mungkin lebih dari itu prosentasenya.
salam kenal ach.. buat mbak dian
Apr 27, 2008 at 6:26 pm Multiple Aliases None Ostensibly Verified
Congrats Dian,
I was about to enter the program/contest last year but put if off until the deadline finally passed. Anyways, I started my B2B biz 3 years ago straight after finishing my bachelor’s. I did it alone so I know the difficulties of starting a company without work experience and insufficient capital/funds. (Still living today thanks to Indomie Ayam Bawang :p )
I really hope Bank Mandiri can implement this initiative thoroughly , coz honestly my company’s account is with that bank, but I’ll say that there are other banks which provide better corporate care.
I’m seriously considering changing banks to BCA.
I also tried to get a loan from Mandiri just end of last year but it was difficult to find the right loan program, in the end I got the money from BNI which has a good and easy loan program up to 1bill rupiah (1M - not a lot but not bad).
BNI and Mandiri faced over liquidity last year but Mandiri didnt do enough to make it easy for us looking for the loans, instead it focused on Consumer loan programs (KPR etc). Its a shame, coz I think there r lots of young aspiring people out there that can make do with the money. (More logical than wasting money on changing their logo).
Anyways, I’d be very happy to share my thoughts with you and the guys (and gals) at mandiri (through you ofcourse). If that would ever interest you (perhaps it might help everyone involved), you know my email add, I certainly can’t write too much here. All the best to you as duta WMM, good luck inspiring the nation.
Viele Grusse.
Apr 27, 2008 at 11:47 pm @.......y
Dears
wow.. bravo buat dian…..
gw pemegang almamater kuning tercinta (FEUI) yang statusnya sekarat… (sekarat bukan karena nilai, tapi karena biaya) tapi dengan sekaratnya status gw (cuti pan…jang…., pengen lanjutin tapi rada susah juga ngadepin birokrasi kampus) gw besyukur dengan status sekaratnya kuliah gw sekarang dapet arti hidup yang lebih bagus, ini curhatan awal ya….. : )
Curhatan kedua… (mumpung mba dian lagi jadi duta WMM : ))
dalam masa pencarian hidup gw hijrah ke jogja ngikutin program janji2 gila LSM (yang sebenarnye gw males banget namanya kerja macem LSM karena rata2 bullshit.., n dalam hal ini gw berdua dengan sarjana teknik FTUI yang penuh Idealisme sama kaya gw cuma rada fleksibel) gw n tmn gw pertaruhkan diri di jogja untuk program pemberdayaan masyarakat dimana disana masih dalam suasana rekonstruksi psikologi n ekonomi pasca gempa. Gw dah ngadep sana ngadep sini sampe bupati bantul, gw bw nama LSM yang janjinya mo ngasih program pemberdayaan masyarakat tapi nyatanya ya cuma ngomong doang, tapi semua ini jadi awalan…
sekarang gw dengan semua itu saat ini lagi nikmatin jadi petani, mencoba bantu2 orang, n nikmatin hidup yang lagi ngalir, in the end ada post commet juga buat blog ini
1. jadi petani
Ga sengaja dari perjalan yang hampir setengah tahun membawa gw berkenalan dengan bnyak orang n gw bisa wisata hati paling ga utk bersyukur bahwa nikmat gw lebih baik dibandingin orang2 yang gw temuin, sekarang gw lebih bnyak ngumpul dengan petani n lagi mencoba menjadi wirausahawan (kata orang2 jakarta) tapi bukan wirausaha yang berfikir margin semata, gw dengan petani komitmen membangun sebuah komunitas pertanian besar yang ada di dua lereng gunung di jawa tengah gw mempunyai bnyk tugas rumah yang mengurus prtanian dari hulu hingga hilir n margin yang di dapatpun harus n kudu di bagi untuk tanggung jawab sosial (pendidikan kesehatan n lain2) n juga dari margin itupun dibagi lagi profit sharing dengan petani, margin yang gw dapet brapapun itu tetap gw syukurin karena gw ga harus nyangkul tapi memang rada berat juga karena ngurus pemasaran n keuangan. semua sistem itu gw lakuin karena selama ini kita ga tau sayur yang kita makan ntu hasil dari keringat petani yang selama ini diperas kaum kapitalis (tengkulak) n juga rombongan orang yang punya duit yang cuma mikirin untung doank. petani selama ini harus menjual sayur dengan harga sangat murah tanpa pernah berpikir berapa harga produksi? paling ga BEP lah.. Contohnya? harga kubis yang saat ini kita makan harganya bisa Rp 150/KG sedangkan harga dipasar itu 3000an apa lagi di pasar retail modern bisa ampe 6000an Gila ga???? klo bicara biaya distribusi itu cuma bisa2nya orang yang punya duit, sebenernya setelah gw telusurin murah ko biaya distribusi. sebenernya petani itu bisa beli mercedesbenz (klo ga percaya survey harga aja) tapi mereka ga bisa beli karena faktor pendidikan n ekonomi yang selama ini membelenggu mereka bayangangin aja satu kecamatan sarjana <5 orang (tapi sayang setelah lulus malah jadi kaum kapitalis). Alhamdulillah puji syukur ke kahdirat Allah SWT sekarang gw dengan petani baru bikin perusahaan dengan modal jujur n terbuka n mau berbagi, rejeki dah da yang atur doain aja gw bisa bangun pertanian ergo ekosistem terpadu, ya bisa dibilang proses gw tuk jalanin roda ini baru 80% (ternyata ngerintis usaha itu berat banget bro..), inti dari ini semua jadilah wirausaha muda yang bisa membantu masyarakat, jangan mikirin margin semata Allah itu maha bijak jadi jangn takut, makan keringet n darah orang dosa bro hukumnye…. apapun usahanya yakin aja pasti ada jalan
2. Bantu Orang
saat ini gw n tim gw (ada jga aktivis lingkungan idealis) punya rumusan pemberdayaan masyarakat dengan jalur pengelolaan sampah di masyarakat (ternyata sampah itu emas 22 karat alias ada harganya juga) n sekarang udah tenar karena kmarenan dapat sponsor kampanye sampah dari sampoerna foundation n juga diliput seminggu full ma harian bernas jogja (sekarang jadi artis karena dikejar ma bnyk institusai tuk kerjasama, contohnya anak2 pasca sarjana UGM, cuma ga tau realisasinya apa tim gw cuma jadi budak proyek mereka pa bener2 tulus pemberfdayaan). sistemnya sampah di kelola ditingkat masyarakat dengan penggolongan sampah organik n nonorganik, setelah itu ytang non organik di sortir n hasilnya di jual ke pengepul (ini pemberdayaan awal yang bisa menambah margin masyarakat), dari sampah organik cuma tiga pengembangan pertama jadi pupuk organik kedua jadi biomass energy n ketiga dari pupuk itu dibikin sarana media tanam pertanian dataran rendah, so…. hasilnya pemberdayaan ekonomi masyarakat n ini dah di jalanin ma tim gw bisa dibanyangin hasil dari pendapatannya bisa buat bentu ekonomi masyarakat n juga buka lapangan pekerjaan banyak orang, tapi gw lama2 juga bingung ga ada sponsor? ya klo bisa tolong sambungin ke sponsor2 kaya program PKBL or CSR, sumpah menjadi orang yang idealis itu enak tapi juga kadang harus berfikir realistis juga sih… ya realistisnya ternyata gw harus nyari sponsor karena pemerintah mah susah buat di harepin..
3. Nikmatin idup yang lagi ngalir (just intermezo)
Hidup jadi orang gunung itu gw pikir enak punya pemandangan bagus bgt, bisa nikmatin udara segar kaga kaya di jakarta n menjadikan kita manusia yang bercermin selain realita kehidupan orang desa kita juga dikasih liat keangkuhan alam betapa kecilnya kita di hadapan ciptaan Allah SWT (logikanya gunung itu baru ciptaannya gimana penciptanya…? hebat bgt kan bro…)
4. post comment
ne blog bgs juga bwt wadah orang muda yang punya cita2 cuma mungkin kita dalam usaha klo bisa jangan berpikir kaya kapitalis maen sikat kanan kiri tanpa mandang manusia, klo bikin usaha jadikanlah manusia sebagai manusia bukan robot, n ungkapin rasa terima ksih ma yng punya idup n manusia di sekitar lo yang bisa membuat usaha lo jalan
so…. klo yang punya tanggapan komentarin juga ga pa2, maklum kadang ga semua cerpen itu ceritanya indah…….
Sory klo commentnya rada kepanjangan n rada2 mleset dari tema…. : )
Thx n Salam kenal for all young entrepreneur spesially in Indonesia
N klo ada info Workshop wirausaha muda Part selanjutnya kabar kabarin dong….. wktu n tempatnya ye……
regrads
@…..y
Apr 27, 2008 at 11:49 pm @.......y
ups…. sory send commentnya kebanyakan………….. :)
Apr 28, 2008 at 12:06 pm Eka Kurniawan Untoro
Salam kenal mba Dian, saya mau tau dong gimana caranya mengikuti program Wirausaha Muda Mandiri.
Saya tahun lalu mengikuti lomba WMM 2007, tetapi gak lolos.
Saya mendukung sekali program tersebut.
Mohon bantuannya mba Dian..
Salam Sukses
Apr 28, 2008 at 3:22 pm diandra
Kak Dian..
exciting banget yah, k-lo bisa jd enterpreneur. Tuh juga cita-citaku loh! Qt, jadi perempuan Indonesia emang kudu mandiri, optimalisasi potensi
Tapi, q kadang jadi bingung sendiri, gimana caranya yah??
Do you want to lead my way??
Apr 28, 2008 at 3:27 pm diandra
Halloo kak Dian,
exciting banget yah, k-lo bisa jd enterpreneur muda. Tuh juga cita-citaku loh!-Qt, perempuan Indonesia kudu mandiri-optimalisasi potensi.
Tapi, kadang ku bingung harus mulai dari mana?!
So, would you lead my way?
Apr 28, 2008 at 9:33 pm m1ch3l
Selamat…
Apr 29, 2008 at 10:24 am sire
menjadi duta WMM, kesempatan ‘emas’ yang tak boleh disiakan. Bahwa smart and beauty bisa jadi jalan untuk membangun kesadaran kolektif tentang perlunya berdikari dan berjiwa enterpeunership. Berpikir wirausaha adalah jalan cepat menuju kualitas hidup dengan akselerasi. bersama teh dia anu geulis dan smart, mari kita bangun indonesia berdikari(berdiri di atas kaki sendiri-begitu kata bung karno).
Apr 29, 2008 at 12:02 pm ARIE. SULISTYAWAN
Paramitha, menurutku di indonesia ini usaha2 yang bergerak lebih banyak yang padat modal dari pada yang padat karya,… makanya angka pengangguran di indonesia masih banyak, dan bagaimana membalikan itu semua adalah tanggung jawab kita semua, dengan berupaya mencoba keberanian membuka lapangan kerja baru yang dapat menyerap tenaga kerja secara masal…dari awal produksi sampai hasil produksi harus kita sendiri yang terlibat, tidak perlu ada campur tangan tenaga asing… seperti industri2 rumah tangga harus banyak di kembangkan !!!……………
Diandra sendiri bagaimana dengan bisnis restoran “Foodism” nya ? Sudah berapa cabang nh ? Dengar2 mau coba main di investasi saham dan bisnis properti juga y? Semoga sukses dh dengan partnernya Wisnu Darmawan…Btw kpan nh mau datang ke Stamford, Raffles Hills
Cibubur? sya tunggu y…….!
Apr 29, 2008 at 7:20 pm Inu
Kalo bole usul, sosialisasikan jiwa enterpreneur sejak kecil minimal saat mereka mengenal uang gitu. Kalo dari kecil bisa ngerti gimana cari duit, gedenya ga perlu diajarin lagi.
Meski gitu, bukan berarti mengorbankan masa kecil untuk bermain….
Apr 30, 2008 at 3:33 pm selfy
mbak bagi-bagi resep buat nulis donk!!!!mbak kan pinter banget nulis tentang sesuatu.aku pingin bisa nulis skripsi sebagus punya mbak.
Apr 30, 2008 at 8:50 pm Arief
wah, acara WMM yang di Makassar kemarin saya sempat ikuti dan seru banget. So inspiring me….
Thanks Dian, karena udah nge host acara dengan cerdas…
May 1, 2008 at 3:17 pm VISIT THIS
VISIT
May 2, 2008 at 12:48 pm roffi
sukses ya! semoga dengan keterlibatan dian, makin banyak wirausahawan yang muncul
peace…
idebisnisusaha.com
May 2, 2008 at 1:48 pm kaisar anatta
wow
emang u top bgt dah
dian.. yang paling penting anda bisa memberi informasi bagaimana kita anak muda dapet akses di MANDIRI dan bergabung pada
wirausaha muda mandiri……..
karena.. orang Muda Indonesia itu bukannya ga mau usaha..
tapi kita tidak dapet akses pada modal……..
nah mumpung u jadi “duta”
sekalian kerja abis-abisan ya supaya target 2% tercapai
just honestly and power of love can make me like this for u
anatta sannai aka KAISAR
May 2, 2008 at 3:57 pm ivan
Alo…
dari semua postingan kamu, cuman satu ini yang mau aq comment.
soalnya menyinggung masalah wirausaha.
(maklum pebisnis muda) hehehe.
Karena para usahawan adalah sedikit dari banyak orang yang mau mengambil resiko dalam hidup ini.
ok deh. Cayyo para entrepreneur’s Indonesia.
May 3, 2008 at 12:23 pm bayu
Minta kontak mba Nina/Pa Suko Bank Mandiri- Saya lagi bikin Laporan CSR perusahaan ” di Indonesia- Hatur Nuhun…..
May 3, 2008 at 11:17 pm hendri
beneran mbak dian yak?? ajarin nulis donk mbak…
May 4, 2008 at 1:41 pm Teddy Dee
Dari 0.18% enterpreneur diIndonesia saat ini, saya yakin kalo angka 2% bisa kita capai bahkan kita lewati. Wirausaha lewat internet kita kan juga sudah berkembang cukup pesat, dan marketnya global. Ditunggu tulisan-tulisannya mbak, diantara kesibukannya.. salam.
May 4, 2008 at 3:38 pm tom
wah kayanya ok juga tuh, jadi pengen ikutan
May 4, 2008 at 5:51 pm aswar
Wah.. Postingya bagus banget, Mbak Dian sastro mau jadi entrepreneur ajakin saya juga ya…
Jadi Duta WMM juga cocok baget tuh ama karakter… ngomonk2 rencananya nanti gimana? Kapan buat film layar lebar lagi? ditunggu ya aktingnya.. di layar televisi??? kapan ya…??? main sinetron???
May 4, 2008 at 7:00 pm Risdianto Prabowo
Wah seru juga neh…
keren…
Gw cuma mw sering aja…
kemaren gw juga smpet ikut seminar kaya gituan…
so gw suka dengan entrepreneur…
apalagi gw masih muda…
TAPI gw masih bingung neh…
Secara kemaren pembicaranya gk kaya
Hermawan Kertajaya, TP Rachmat, Bapak Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Ir. Ciputra…
Sebenarnya dalam ber-entrepreneur itu harus buat business plan dulu baru action ato action dulu baru Business plan???
Itu yang gw buat bingung…
May 4, 2008 at 10:43 pm Odi
Langkah Bank Mandiri memang selalu kedepan. Tapi tak ayal, kalo metode pengembangan kreditur semacam itu perlu juga diwaspadai. Apa lagi masih cenderung dini untuk diterima masyarakat Indonesia.
Toh kasus yg mencuat pertama nantinya, adalah kredit macet atau sejenisnya… Teori lama yg dialami masyarakat Indonesia.
Well, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari Bank Mandiri.
May 5, 2008 at 1:14 am zackycute
selamet lah dian gue ucapin dah jadi duta WMM…
ikut seneng gue,,,apalagi kan yang jadi duta cantik,macem dian…
May 5, 2008 at 11:04 am Tito
untuk menaikkan angka 0,18% menjadi 2 % itu pekerjaan yang cukup menantang, karena umumnya masyarakat masih ber-mindset jadi karyawan/pegawai ketimbang jadi pengusaha… dan mereka menganggap lebih terhormat jadi karyawan kantor ketimbang pedagang kecil2an.
Coba aja liat kalo ada test penerimaan pegawai negeri, peminatnya pasti membludak.. :P
May 5, 2008 at 11:07 am Tito
sambungan komen yg tadi:
Tapi walaupun menaikkan angka 0,18 jadi 2 persen adalah tugas yg menantang, bukan berarti gak mungkin…
IMO, yg perlu “dihajar” adalah mindset masyarakat tsb.
May 6, 2008 at 3:42 pm