April 3rd, 2008

Sutan Takdir Alisjahbana-peringatan 100 tahun

There are 71 comment for this entry.

  1. Apr 3, 2008 at 9:27 pm arie

    nice! we love STA books… anyway, that mic sucks! and how come the event organizer at that time acted so slowly, it’s annoying, next time you should use an ergonomic mic.

  2. Apr 3, 2008 at 11:09 pm nut

    seneengg..deh..kalo Dian Sastrowardoyo ngepost rutin..

  3. Apr 3, 2008 at 11:45 pm semarang review (gus)

    smart blog skaligus menginspirasi kebekuan otak kiri meski hrs dgn perspektif yg berbeda. btw, regards deh dr semarang.

  4. Apr 3, 2008 at 11:49 pm nut

    seneeengg deh… sekarang yg punya blog.. ngepost nya rutin… asik niy

  5. Apr 4, 2008 at 7:57 am woelank

    ih si cemonk, sempet bt sama mic tuh kayanya.
    penyampaian puisi yang bagus. ekspresinya.. hmmm…..
    gmn yah?
    knp yg ada diotak malah… dian gemukan yah… :P

  6. Apr 4, 2008 at 8:57 am cakra

    blank..there is no picture. But Sutan Takdir Alisjahbana, penulis hebat dan akan menjadi motivasi buat penulis Indonesia.

  7. Apr 4, 2008 at 6:47 pm awe

    You are a such smart, natural and talented person. Be humble and I pray for your success always

  8. Apr 4, 2008 at 7:15 pm agasi23

    mbak diaann… aku abis ngebaca blog “HUweeehehehehhh…!! keasikkan weekend an…” terus kebetulan aku baru beli diana F+nya.. tapi aku kebingungan banget nyari film yang 120… kira2 mbak dian tau ngak nyarinya dimana?? thankk yuuu

  9. Apr 4, 2008 at 9:17 pm S.H

    DIAN YANG TAK KUNJUNG PADAM *

    Pelita sastra terus menyala
    Menuntun langkah kita
    Menempuh abad demi abad

    * salah satu judul roman STA

  10. Apr 5, 2008 at 5:12 am antokrahmat

    “All people have the right of self-determination. By virtue of the right they freely determine their political status,and freely pursue their economic, social and cultural development.”
    Itulah penggalan pasal yang terdapat dalam Vienna Declaration and Programme, International Covenant on Politics and Civilians Right, 16 Desember 1966

  11. Apr 5, 2008 at 8:40 am Deni

    Sutan Takdir Alisjahbana…jadi teringat jaman SMP…pelajaran sastra bahasa Indonesia…

  12. Apr 5, 2008 at 9:01 am Iman SaiAw

    hi dian,, pa kabar ni? senang deh kalo seandainya saya bisa berkorespondensi dengan anda. menurut saya, anda adalah representasi profile dari wanita indonesia yang sebenarnya. hopefully you want to visit my webblog. chau…

  13. Apr 5, 2008 at 10:26 am rd Limosin

    eh kabarnya yutup sudah ditutup?? kan ada perintah dari pemerintah :)

  14. Apr 5, 2008 at 11:53 am ghatel

    skrinsutnya ngg muncul dari tempat ku… :(
    :???:

  15. Apr 5, 2008 at 12:40 pm -=«GoenRock®»=-

    Bagus bngt Jeng! Ekspresi suaranya aja menurutku udah dapet banget. Sayang kru panggungnya nggak cekatan ngurusin Mic, geregetan juga pas liat Jeng Dian sempet bt gara2 micnya gak bener2

  16. Apr 5, 2008 at 3:31 pm rama

    STA is like indonesian master of literature… great respect for him, and respect for you for respecting him too.. you’re a lot different than what the media tells… cant believe them to much right.

  17. Apr 5, 2008 at 4:43 pm Roberth

    …………………Pada hari!
    by.Roberth W maarthin.

    Biasa kubuka jendela dengan mata
    Meneteskan setitik air
    baru aku ayun kaki
    meraih bintang
    melompat diatas daun

    Biasa kututup jendela dengan mata
    Menerima senoktah air
    baru aku bersiap
    menggapai rembulan
    meloncat dari bukit ke gunung

    pada hari kusimpan
    mereka yang tak kebagian air
    mereka yang lalai
    menggapai harap
    tak pernah kemana

    Pada hari kusimpan
    mereka yang senoktah
    mereka lelah
    meraih hidup
    hanya tinggal

    Pada siapa lagi kutitip
    penantian mereka
    hanya pada hari
    yang setia menemani
    hidup dan mati.

    Pojok Semanggi, 2008

  18. Apr 5, 2008 at 5:23 pm dean

    ehm…nama kita sama sama dian… but my back name hanafi…and nama lu sastrowardoyo…hehehe….. salam from batam…keep nice att

  19. Apr 5, 2008 at 5:53 pm Nadya Siddiqa

    i wonder what it takes to be like you?

    is it hard?

  20. Apr 5, 2008 at 9:12 pm mustafara

    pa kbr mbak dian? rajin2 posting yahh..soalnya hmpr tiap hari gw tongkrongin nih blog karena isinya yg mencerahkan(suit..suit)
    gw salut ma postingan yg jdlnya ” saya percaya ” tapi, kok mirip ma mimpinya soe hok gie yahh hehehe…trnyata mbak dian ngk jauh “beda” dgn (alm) kakeknya. btw acra pringatan 100 thn S.takdir alisjahbana dimana tuh? kok ngk ngajak2 mbak? hahahahahhaha……skss slalu!!!!

  21. Apr 5, 2008 at 9:21 pm S.H

    Biar bisa diapresiasi secara utuh, objektif & proporsional, di bawah videonya posting juga teksnya. Takutnya bias ngeliat siapa yg bacanya :)

    Here I typed it manually, tried to catch your words (tolong koreksi kalo ada yg salah) :

    AKU DAN TUHANKU - SUTAN TAKDIR ALISYAHBANA

    Tuhan, Kau lahirkan aku, tak pernah kuminta.
    Dan aku tahu, sebelum aku Kau ciptakan,
    berjuta tahun tak berhingga lamanya
    Engkau terus-menerus mencipta berbagai ragam.

    Tuhan, pantaskah Engkau memberikan hidup sesingkat ini
    dari berjuta-juta tahun kemahakayaanMu,
    setetes air dalam samudera tak bertepi.
    Alangkah kikirnya Engkau dengan kemahakayaanMu.

    Dan Tuhanku, dalam hatikulah Engkau perkasa bersemayam,
    bersyukur sepenuhnya akan kekayaan kemungkinan,
    terus-menerus limpah ruah Engkau curahkan,
    meski ku insyaf kekecilan dekat dan kedaifanku.

    Di bawah kemahakuasaanMu, dalam kemahaluasan kerajaanMu,
    dengan tenaga imajinasi Engkau limpahkan,
    aku dapat mengikuti dan meniru permainanMu,
    girang berkhayal dan mencipta berbagai ragam,
    terpesona sendiri menikmati keindahan ciptaanMu.

    Ah, Tuhan… dalam kepenuhan terliput kecerahan sinar cahayaMu,
    menyerah kepada kebesaran dan kemuliaan kasihMu.
    Aku akan memakai kesanggupan dan kemungkinan
    sebanyak dan seluas itu Kau limpahkan padaku
    jauh mengatasi mahluk lain kau ciptakan.

    Sebagai Khalifah yang penuh menerima sinar cahayaMu
    dalam kemahaluasan kerajaanMu, tak adalah pilihan
    dari bersyukur dan bahagia, bekerja dan mencipta.
    Dengan kecerahan kesadaran dan kepenuhan jiwa,
    tidak tanggung, tidak alang kepalang.

    Ya Allah, Ya Rabbi… sekelumit hidup yang Engkau hadiahkan
    dalam kebesaran dan kedalaman kasihMu tiada berwatas,
    akan kukembangkan, semarak, semekar-mekarnya,
    sampai saat terakhir nafasku Kau angkat.
    Ketika Engkau memanggilku kembali ke hadiratMu,
    ke dalam kegaiban rahasia keabadianMu,
    di mana aku menyerah tulus sepenuh hati
    kepada keagungan kekudusanMu, cahaya segala cahaya.

  22. Apr 5, 2008 at 9:22 pm mustafara

    mbak dian…gw mo nitipin mimpinya soe hok gie nih!!!

    Saya mimpi tentang sebuah dunia,
    di mana ulama - buruh - dan pemuda,
    bangkit dan berkata
    stop semua kemunafikan
    stop semua pembunuhan
    atas nama apa pun.
    Tak ada rasa benci pada siapa pun
    agama apa pun
    dan bangsa apa pun.
    Dan melupakan perang dan kebencian,
    dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.
    tuhan….
    aku mimpi dunia yang seperti tadi,
    yang tak akan pernah datang

    kira2 ada ngk prsmaan & perbdaan dgn mimpinya mbak dian?
    selamat menjawab hehehehehhe…

  23. Apr 6, 2008 at 12:00 am metrofx

    Makin jago aja neh, dah bisa embed youtube ;)

    Too bad mulai hari ini sebagian besar ISP Indo memblokir akses ke Youtube [detikinet.com] (atau udah semua?)

    Kalau tidak merepotkan, re-upload ke layartancap.com dong hehe..

  24. Apr 6, 2008 at 1:14 am stier

    Nice.. Jangan kelamaan jomblo ya Dian :p

  25. Apr 6, 2008 at 4:36 am deanet

    bukana youtube udah ke block ??
    kmren sy buka koq ndak bisa ya …..

  26. Apr 6, 2008 at 12:08 pm aan

    Mbak Dian saya usul gimana kalo mbak Dian sekali2 bales/reply komen yang masuk/dimuat biar yang ngirim tambah seneng gitu he he…

  27. Apr 6, 2008 at 2:26 pm paijowmblo

    ngomongin STA jadi inget tulisan kolomnya mas Zaim, itu lho bossnya balai pustaka. Tulisan2nya keren banget, bernas & inspiratif. Kalau gak percaya, buka aja webnya republika di kolom resonansi. Biasanya mas Zaim nulis di hari kamis (lho koq malah promosi).
    Saat itu (taon 35/36), Takdir dianggap sebagai budayawan pro-Barat. Ia mengajak seluruh bangsa ini mengadopsi budaya Barat. Tentu saja oleh banyak tokoh nasional ide ini banyak ditentang. Nah yang menggelitik pertanyaan mas Zaim apa latar belakang ide STA ini. mas Zaim baru tahu jawabannya di BP, dan kebetulan besok pas 100 tahun kebangkitan nasional BP mau nerbitin buku Polemik Kebudayaan, yg isinya banyak mengupas latar belakang ide STA ini.
    Kita tunggu aja besok 21 mei.
    thanks

  28. Apr 6, 2008 at 7:55 pm Anna Lestari

    Halo..uda baca buku THE GOOD EARTH-nya PEARL BUCK blom?
    Lo harus baca..bukunya bagus..

  29. Apr 6, 2008 at 9:06 pm fajarmono

    sip..
    sayang awalnya gangguan dikit. kayaknya panitianya kurang persiapan..

    reaches me on:
    YM ID : fajarmono@yahoo.com
    http://www.friendster.com/fajarmono
    http://www.fajarmono.wordpress.com
    http://www.flickr.com/photos/fajarmono

  30. Apr 7, 2008 at 3:19 am Asmaraning

    puisinya ga begitu suka,masih mendua,entah karena yg ngebawainnya kurang ngehayatin rasanya STA pas lagi menulis puisi itu,entah karena emang puisi itu ditulis kurang jujur,tetapi yg bawain puisinya emang lucu, diponi rambutnya karang??. he he he…….

  31. Apr 7, 2008 at 9:39 am suryacx

    halo……..

    wah, mbak dian ngeblog juga………

    keep bloging biar ga “belog” (”bodoh” dalam bahasa bali)

    CU

  32. Apr 7, 2008 at 11:29 am JS di NY

    Future “Tisch” candidate!

  33. Apr 7, 2008 at 11:34 am teee...

    bagus bgt..
    ampe berapa kali aku replay
    hasil karya STA yg begitu indah, di bacakan dgn begitu SEMPURNA..
    merinding dnger nya…
    SALUtttttt !!!

  34. Apr 7, 2008 at 1:42 pm dyod

    STA
    nice indeed
    salam blogwalking..

    http://dyod.wordpress.com

  35. Apr 7, 2008 at 2:02 pm jokoparadise

    “you are what your love”

    und von habben dieser walt 100 jahre das lange

  36. Apr 7, 2008 at 2:18 pm someone

    setiap manusia adalah sama, pemikiran barat menitik beratkan ; lihat, lakukan, lakukan dan lakukan. sementara pemikiran bangsa ini ; lihat, bagaimana, bagaimana dan bagaimana.

    untuk maju bangsa ini membutuhkan jawaban atas segenap pertanyaan. bukankah setiap manusia itu sama ??

  37. Apr 7, 2008 at 4:10 pm akhirsyawbe

    Let’s share something
    or maybe a lot of things…

  38. Apr 7, 2008 at 4:22 pm Ivana

    Hi…
    kebetulan baca soal STA.
    Wah, beruntung sekali kamu bisa tampil di acara peringatan 100 tahunnya kelahiran STA.

    warmest Regards,

    Ivana

  39. Apr 7, 2008 at 7:02 pm jokoparadise

    film-nya terblokir jadi ya.. tak bisa di akses

Halaman: 1 2 » Show All

Post a comment